Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

August 4, 2015

"Kapan?", pertanyaan tak berujung

Dulu, waktu masih kuliah dan memasuki tingkat akhir, pertanyaan mengenai "kapan?" selalu hadir dan menemani. Gak pandang sama siapa lo ketemu, pertanyaan itu pasti muncul. KAPAN?.

---

Iya, kapan lo maju untuk sidang skripsi?. Gak sampai di situ, beres sidang skripsi pertanyaan selanjutnya adalah kapan lo wisuda?. Beres sampai diwisuda? Heh! jangan seneng dulu kalian, pertanyaan lebih menyakitkan yang rasanya perih banget masih ada dan selalu diawali dengan kata kapan. Jangan pernah bangga dengan gelar sarjana yang kalian dapat selama menjadi siswa yang maha alaisa mahasiswa.

Sesungguhnya gelar sarjana yang kalian sandang sangat berat ketika kalian belum juga mendapatkan kerjaan atau belum juga berpenghasilan. Sudah wisuda dan sarjana, kapan mau nyari kerja?, pertanyaan kapan muncul lagi. Sejatinya pertanyaan kapan lebih bermaksud menyindir dan pertanyaan dengan memulainya dengan kapan itu sakit. Rasanya ingin ngajak berantem.


Sudah dapet kerjaan, sudah berpenghasilan kemudian masih jomblo, wah..ini kondisi yang biasanya orang tua ikut campur. Bahkan Pak RT, Pak RW, Pak Lurah, dan warga kampung ikutan nimbrung. Buat apa? buat ngejodohin lo sama anak mereka, anak temen mereka, atau sodara mereka yang juga lagi jomblo. Sepertinya status jomblo itu status yang gampang banget diketahui dan gampang terpublikasi. Makan sendiri, pergi jalan ke mall sendiri, jomblo ya?. Hina banget sepertinya, kampretos..!

Masuklah kalian pada jenjang pernikahan setelah menemukan jodoh yang selama ini dicari. Pas kumpul keluarga, kalian datang bersama istri, kemudian Opung, Inang, Pakde, Bude, Om, Bibi, mengajukan pertanyaan yang kampret, kok belum hamil? kapan mau hamil? ditunda ya? Daripada nanyain kapan mendingan doain.. Udah punya anak satu, ditanya kapan nambah lagi?  gitu aja terus sampai firaun bangkit, terus mati lagi, terus bangkit lagi, terus mati lagi, dan terus..terus..terus..

Jadi buat kalian yang akan memasuki satu step kehidupan, biasanya pas lo memasuki umur baru alias ulang tahun.  Siap-siap akan ada pertanyaan kapan?. Kapan? pertanyaan tak berujung..

November 26, 2014

Mendadak Jadi Pintar

Tahun 2014 ii tahun yang super sekali buat negara Indonesia. Negara yang gw cintai. Banyak hal terjadi di tahun ini yang mungkin akan diingat banyak orang. Tahun ini, resmi kepala pemerintahan diganti dengan yang baru. Bapak Jokowi resmi dilantik sebagai kepala negara, menggantikan Bapak SBY yang telah menjabat selama 2 periode kepemimpinan.


Sebelum presiden terpilih, ada masa kampanye yang mana ada dua calon yang sama-sama kuat pendukungnya. Masing-masing punya beking yang sama-sama kuat. Ibarat Muhammadiyah dan Pemerintah/NU yang sering berbeda dalam menentukan hari pertama ramadhan dan hari pertama lebaran. Keduanya sama-sama punya dalil dan sumber yang sama kuat. 


Di media sosial, terutama facebook makin rame. Makin rame sama link-link website yang di-share yang isinya artikel berupa hasutan, menjelek-jelekan satu sama lain. Dulu, hal ini pernah gw bahas di blog gw. Setelah presiden terpilih, apakah semua selesai saling menghujatnya? No, you wrong man..! Hasutan dan menjelekkannya makin menjadi. Di timeline facebook gw banyak banget link-link yang isinya menjelekkan presiden terpilih. Udah kayak ikan teri di pasar, banyak banget. Gw jenuh dan jengah juga akhirnya, beberapa temen di facebook gw akhirnya gw pilih untuk unfollow. Sehingga status apapun dari mereka gak muncul di timeline gw. Kasarannya, temenan tapi gw cuekin. Parahnya, sorry to say.. ada yang gw remove dari pertemanan di facebook. 


----


Baru-baru ini, pemerintahan Jokowi membuat keputusan yang sangat tidak populer. Pemerintah memutuskan menaikkan harga dasar BBM bersubsidi.

Premium : 6,500/L menjadi 8,500/L
Solar : 5,500/L menjadi 7,500/L

Nah, dengan adanya keputusan pemerintah tersebut. Gak tahu apa yang merasuki temen-temen gw, tiba-tiba mereka menjadi pintar bahkan sangat pintar ngomongin hal yang begini. OK! mungkin banyak akan menjawab, itu kan pengetahuan umum bro, gak harus dipelajarin di bangku sekolah atau kuliah. Banyak yang mempertanyakan memang kenapa pemerintah menaikkan harga BBM disaat harga minyak dunia turun.


Sebagai orang awam pasti akan berpikir seperti itu, harga dari produsen turun kenapa lo naikin harga jual ke konsumen? Gw bukan yang fanatik akan Jokowi yang mendewa-dewakan seperti temen-temen gw di facebook yang tiap hari isinya nge-share link-link yang artikelnya menjelek-jelekan orang. Tapi, mungkin pemerintahan Jokowi punya strategi untuk menyelamatkan bangsa ini, ya setidaknya meringankan utang anak cucu lo nantinya.


Di parlemen saja ada dua kubu, sampai waktu lalu ada pimpinan parlemen tandingan. Itu wakil rakyat yang katanya dipilih oleh rakyat dan mewakili rakyat malah gak bisa akur dan bahu membahu. Gak heran rakyatnya juga sama, sampai sekarang masih sering dan suka menjatuhkan. Dicontohin sama wakil rakyatnya sih..

Kapan mau majunya negara ini, kalau dua kubu masih mau jalan dengan sendiri-sendiri sesuai apa yang diyakini masing-masing..

Gemes gw!

July 1, 2014

Sama Saja

Sudah masuk bulan puasa, selamat berpuasa bagi kaum muslimin. Waktunya bersih-bersih diri nih, maaf kalau ada salah kata selama posting di blog atau ada yang tersinggung atau bahkan ada posting gw yang garing dan endingnya kalian terpaksa senyum dengan meng-ngernyitkan dahi dan dalam hati lo berkata "apaan sih ini?! garing banget!" Ternyata gw berhasil membuat kalian membaca blog gw, walaupun tidak menulis comment,hahaha.


Bulan puasa berbarengan dengan Pemilihan Presiden (PILPRES) tanggal 9 Juli 2014. Hanya ada dua kandidat untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini. Dua-duanya sama kuat, kuat bekingannya, kuat pendukungnya, dan pendukungnya pun adu kuat untuk saling menjatuhkan satu sama lain. Calon Presiden (capres) nomor urut satu adalah Prabowo. Orang lebih mengenal dia sebagai mantan menantu mendiang Soeharto. lalu capres nomor urut 2 adalah Joko Widodo, biasa dipanggil Jokowi. Merupakan mantan Walikota Solo dan saat ini sedang cuti dari tugasnya sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta.


Perang antar capres ini sudah dimulai sejak sebelum bulan puasa. Yang perang adalah pendukung masing-masing capres. Bahkan kabarnya ada yang sampai adu jotos karena sama-sama gak mau kalah. *walah..! wong capresnya lho saling senyum dan berjabat tangan. Pendukungnya malah berantem*


Bulan puasa seharusnya dapat mengurangi "keributan" saling dukung mendukung capres, karena akan fokus beribadah, tapi nyatanya malah makin menjadi. Saling menghujat dan saling caci semakin terlihat jelas. Media sosial dan internet adalah lahan yang paling subur untuk mencoba dan mengkonfrontasi pendukung masing-masing capres. Kalau dulu facebook isinya orang jualan, sekarang isinya orang kampanye.


Pendukung Jokowi mengatakan kalau Prabowo terlibat kasus HAM 1998. Berbahaya kalau jadi presiden. Sedangkan pendukung Prabowo mengatakan kalau Jokowi itu gak tegas. Masing-masing pendukung saling menjatuhkan, saling menghujat, saling mencari keburukan padahal belum tentu capres mereka terpilih menjadi Presiden.

Kalau gw ibaratkan, itu sama saja kayak orang yang nyandu. Satu nyandu ekstasi, satunya lagi nyandu cimenk. Yang nyandu cimenk bilang ke yang nyandu ekstasi "ah itu chemical, pakai unsur kimia. Mendingan cimenk, nyandu herbal, nyandu cimenk organik" *itu nyandu apa makan lalapan :))* Sedangkan yang nyandu ekstasi bilang ke yang nyandu cimenk "ah, ribet bro nyandu cimenk. mending ekstasi tinggal tenggak langsung fly. Lebih cepet" *cepet mati mungkin maksudnya* Toh sama saja, mau cimenk atau ekstasi ujungnya lo bakalan kecanduan dan gak baik buat kesehatan


Gw saranin nih ya buat pendukung Prabowo dan Jokowi, mending lo masuk ke situs ini: http://fakdacapres.com/ Disitu lo bisa lihat rekam jejak dan prestasi terbaik dari masing-masing capres dukungan lo. Jangan mencari rekam jejak yang negatif  saja.

February 26, 2014

Gak Semudah Itu..

Gw gak ngerti dari dulu sampe sekarang, bermain bola itu susah banget. Waktu gw masih umur belasan (ketahuan deh! sekarang gw udah berumur), namanya main sepak bola itu susah banget. Bukan susah permainannya, tapi susah nyari lapangan kosong buat main sepak bola. Ada lapangan kosong hanya bertahan beberapa tahun hingga akhirnya berdiri tegak bangunan.


Naluri gw buat bermain sepak bola sangat besar, bahkan sempat bercita-cita menjadi pemain sepak bola professional. Untuk mewujudkan cita-cita itu, gw ikut Sekola Sepak Bola (SBB) yang tentunya tanpa sepengetahuan bokap gw. Karena bokap pengennya gw ikut les bimbel. Kenapa gak semuanya gw ikut? Gak bisa, jadwal latihan sepak bola selalu bentrok dengan jadwal bimbel. Pada akhirnya gw harus memilih, lagi-lagi tanpa sepengetahuan bokap gw. Ijin pergi bimbel, tapi isi tas perlengkapan latihan sepak bola. Pergi naik sepeda, bimbel belok kanan, latihan sepak bola belok kiri. Dan lo tahu kemana sepeda gw kayuh. hehehe.


Rasanya, kalau sehari tidak main sepak bola ada separuh jiwa gw yang hilang. Oke! mungkin terdengar lebay tapi itu kenyataannya. Biasanya gw main sepak bola waktu masih SD-SMA sore hari. Pulang pas magrib, sampe rumah udah di-plototin sama bokap.. :))


Sepatu bola gw hanya menikmati kurang dari 3 pertandingan resmi. Sampai pada akhirnya pensiun, sepatu bola gw hanya penghias manis rak sepatu di rumah. Dulu main sepak bola sangat murah, cukup beli bola yang terbuat dari plastik, ada lapanga kosong, tinggal main. Seiringnya waktu, lapangan kosong berubah jadi komplek perumahan. Semakin susah nya cari lapangan kosong, beralihlah gw sepak bola dalam ruangan atau yang trend dikenal dengan nama futsal. Ada kocek yang harus dikeluarkan karena ada biaya sewa lapangan. Futsal hanya dimainkan 10 orang, lebih sedikit dari sepak bola lapangan gede.


Bermain futsal bukan tanpa kendala. Mungkin kalau kendala biaya bisa patungan dengan yang lainnya. Bahkan biaya ini selalu dikesampingkan karena, bermain futsal butuh sewa lapangan. Kendala yang paling besar adalah jumlah pemain. Loh kok jumlah pemain, kan jumlah pemainnya lebih sedikit dari sepak bola lapangan gede? Iya memang benar, jumlah peman futsal lebih sedikit dari jumlah pemain sepak bola. Tapi, ngumpulin orang buat bermain futsal lebih sulit dibandingkan ngumpulin orang untuk bikin boy band.


Cowok dikumpulin 5 orang, zap! langsung jadi boy band.
Cowok dikumpulin 5 orang buat main futsal, zap! ilang semua.


Jadi, menurut gw lebih mudah ngajakin cowok jadi boy band dibanding ngajakin main futsal.

September 2, 2012

asal nulis

Nulis apa ya enaknya pagi ini, mumpung koneksi internet lagi lancar jaya gemahripah lohjinawi sebelum menjadi koneksi internet yang kalau lomba sama jalan sama bekicot, masih menang bekicot.

Berulang kali sudah ngetik-ngetik panjang, daaaann... tombol "delete" tertekan lebih lama dan hilanglah semua kata demi kata yang telah dirangkai.

Setelah sekian lama gak berfutsal ria, baru kemarin akhirnya bisa menikmati hobi gw yang satu ini dengan sangat menikmati. Walaupun baru lari bentar, udah ngos..ngos..ngos..! napasnya. Eits..! buka karena faktor U, tapi karena sudah lama tidak pernah main futsal hampir 3 bulan *ngeles aja gw, plak!*

Baru tahu, ternyata main futsal hari Minggu kemarin adalah kumpulan alumni IPB yang masih berkutat di Bogor dan sekitarnya. Mereka rutin main seminggu sekali setiap hari Minggu. Well, gw bakalan tiap Minggu pagi sudah berpeluh keringat di lapangan futsal. Setelah lulus, udah jarang banget yang namanya olahraga. Olahraga lari pagi males banget, padahal futsal juga lari. Tapi bisa nendang. Kalau gw lagi kesel, nendang bola sekeras-kerasnya..hehehe. Maaf yah yang jadi kiper, selalu jadi sasaran. *semoga gak ada yg baca temen futsal gw*

Adek gw juga sudah mulai kuliah S2-nya. Ambil di IPB lagi, meneruskan S1-nya yaitu Nutrisi Makanan Ternak. Berhubung adek gw kuliah di IPB lagi, gw makin lama tinggal di lingkar kampus IPB. hehehe. Biaya makan dan kosan masih terjangkau dibanding kalau gw harus kos di Jakarta. Alhamdulillah, adek gw dapet beasiswa unggulan dari dikti. Rada bageur nih, ketimbang kakaknya, hahaha. Ya, kan harus saling mengimbangi.. *ngeles lagi, hehehe*




June 13, 2011

Aku Dataaaaaaaaang..!

Gw saat ini berdomisili di Bogor, tepatnya di Dramaga. Ya, masih di lingkar kampus IPB. Kampus dimana dulu menjadi almamater gw. sekarang gw bekerja di daerah Jakarta,kawasan Gatot Subroto. Berangkat di saat matahari mulai mengintip untuk terbit, dan pulang ketika bintang mulai berkeliaran di langit. Itu juga klo gak mendung. Klo mendung, ya gw berdoa semoga tidak terjadi gangguan sinyal atau gangguan vessel untuk Kereta Rel Listrik (KRL).

Setiap hari kerja gw selalu menggunakan akomodasi yang satu ini. Komunitas roker alias rombongan kereta pun tercipta. Atau ada mereka yg menyebut dirinya dengan sebutan anker atau anak kereta. Di kantor gw,lumayan banyak yg berdomisili di Bogor. Kamipun menyebut diri kami dengan sebutan rombog, rombongan Bogor. Di KRL segala sesuatu bisa terjadi. Termasuk mendapatkan jodoh, seperti gw yg mendapatkan kekasih hati dari angkutan transportasi massal ini. Atau yg lebih parah adalah, terjadi perselingkuhan. Next time gw ceritain bijimane dia punya biji disebar-sebar *lha??!! Maksud gw ceritanya gimana gw bisa bilang adanya perselingkuhan di dalam gerbong KRL..:)

Sebenarnya, pacar gw sekarang ini sudah sering gw lihat. Yaaa..kala itu hanya melihat dari kejauhan, hanya mengagumi paras cantik wajahnya. Tapi siapa sangka, temen gw ternyata temen dia. Perkenalan pun terjadi dan gw pun tahu namanya. Aaahh..,berasa kayak di pelem drama romantis gitu deh.. #yang geli,silahkan muntah# hehehe..

KRL sekarang menyediakan dua gerbong khusus. Bukan khusus gw atau bukan khusus penumpang berpasangan tentunya. Gerbong khusus wanita. Gerbong paling depan dan gerbong paling belakang. Gerbong khusus ini gerbong paling sadis menurut gw. Sesama wanita klo rebutan tempat duduk,ternyata saling sikut dan saling dorong. Klopun ada ibu2 hamil yg masuk di gerbong khusus ini, bisa dipastikan susah dapet duduk. Pada pura2 tidur.

ngrumpi dulu yaa ccyyiinnntthh..


Setiap gerbong tersedia tempat duduk khusus. Tempat duduk yg diperuntukkan salah satunya buat Bumil. Letaknya di dekat sambungan antar gerbong kereta. Buat Bumil, klo naek kereta langsung aja menuju tempat duduk khusus. Walopun sudah ditempati, anda berhak memintanya..:)

ini petunjuknya

ini tempat duduk khususnya


Lama gak menjamah blog dan gw gak bisa bo'ong, dunia blogsphere sangat bikin gw kangen. Hiruk pikuknya, saling comment dan saling mencela (red: kritik) membuat gw gak bisa lepas dari Celoteh Anak Manusia tercinta. Semoga kedatangan gw ditengah kemalasan gw meng-update blog membuat lu semua semakin giat menulis dan meng-update blog kalian.


 
Ketjup matjo dari blogger handsome.




April 15, 2011

ci..luk..baa... Gong..!

Dengan rasa rendah hati dan dengan ketampanan yang gw miliki, gw mau mengucapakan...

SELAMAT DATANG KEMBALI KE DUNIA BLOGGER...!!


Akhir-akhir ini, gw disibukkan sama undangan kawinan dan pentas topeng monyet dari satu panggung ke panggung yang laen. Baru sempat nulis lagi di word together ngebahas tentang PSSI. Nyang belon sempat mampir di blog yang isinya nyindir tapi tidak dengan bibir nyinyir atau mengsong kanan dan kiri, mampirlah. Kalian akan mendapatkan info yang lebih dari sekedar info dengan cara berpikir anak muda ngehe sejagad..! huhehehehe..:p



Mungkin gw hiatus selama ini, tanpa memberikan announce ke semua readers gw yang gw sangat cinta dan sayangi. Gw tahu kalian merindukan kata demi kata yang keluar dari tarian jari jemari gw yang begitu indahnya (yang mau muntah, dipersilahkan)

Berhubung ada PR buat admin Celoteh Anak Manusia dari Shudai, mau gak mau gw harus ber-celoteh-ria. Celoteh dengan bersuka ria, karena award-nya bertema "A Fun Blogger" 



Opo sih A Fun Blogger?
Nulis di blog itu menyenangkan. Klo gak menyenangkan, Raditya Dika gak bakal terkenal seperti saat ini. Atau bule Australia bernama Richard yang mahfum banget Bahasa Indonesia dalam blognya "Bule Juga Manusia" gak akan bisa famous sampai Indonesia. Menulis di blog dan menjadi blogger dapat membuka pikiran gue/kita/elu semua, yang ternyata ada banyak blog dengan tulisan-tulisan yang menginpirasi. Intinya, seorang blogger dapat berbagi dalam tulisanya baik susah atau sedih sehingga pembaca bisa menjadi fun. Kecuali ketampanan gw yang gak bisa dibagi, gw mohon maaf soal itu (oke! jangan pada nimpukin gw, hehehe)


Klo di atas adalah "A Fun Blogger" menurut gw, gimana menurut 5 blogger yang gw limpahkan PR ciamik ini..:)

3. Tito


Fun tidaknya suatu blog, itu semua penilaian subjektif setiap orang. Banyak blog yang gw follow bukan karena isinya yang fun, tapi isinya yang mendayu-dayu, santae seperti di pantae, gak lupa makan siomae sambil manggang sate ditemani segelas susu Jupe.

PR kedua datangnya dari Fizero yang membagikan award ini ke gw. Award aselinya datang dari Bapak Siswandoyo admin dari blog Djangan Pakies yang katanya mau hiatus. Wah, lagi musim hiatus beneran, seiring datengnya ulet bulu yang menjamah ibu kota seperti Briptu Norman "Chaiya-Chaiya" Kamaru yang menyambangi Jakarta. Award ini agak telat sepertinya, karena berkunjung ke blognya Pak Sis ternyata dia baru saja posting tentang kulkas..hehehe (gerah yo Pak? kipas-kipas nganggo kipas sate ae Pak, hehe)




menjaga silaturahmi itu wajib


Celotehan berakhir di hari ini dengan dua PR yang beres dikerjakan. Blog gw gak seperti "cinta fitri" yang stripping mampus dan berseason-season. Gw gak sanggup klo nulis stripping, bukan stripping yang ada. Tapi striptease dance. Pada gak ikhlas kan klo gw striptease, walopun body gw aduhai.. wkwkwkwkwk.
Mari browsing dan unduh video porno, karena pengunduh video porno gak bersalah kata Pak Tiffatul.

Adios..! :)





October 26, 2010

Indonesia, I LOVE U..!

 

Gw ucapkan terima kasih atas award yang diberikan Noel (bukan Noel Gallagher,hehe) kepada gw. Selamat telah menjadi bloger selama satu tahun, semoga semakin jaya blog-nya. Rame pengunjung, rame awardnya juga..hehe
Indonesia kembali berduka. Entah apa yang terjadi dengan negeri gw yang sangat gw cinta ini. Jujur, walopun banyak banget busuknya daripada baiknya. Tetapi, gw tetep cinta dan bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia (diiringi lagu nasional "tanah air... ku tidak ku lupakan.. kan ku kenang, sepanjang hidupku.."). Masih segar diingatan kita semua, gimana dahsyatnya banjir bandang di Wasior,Papua. Banyak saudara kita semua yang menjadi korban dari musibah ini. Anehnya, anggota Dewan yang tidak terhormat tetap berangkat studi banding ke luar negeri. Gak habis fikir gw dengan para anggota dewan itu. Gak lama berselang, ibu kota negara tercinta JEKARDA (gaya bule klo ngucap Jakarta) dilanda banjir. Banjir yang datang tepat saat jam pulang kantor dan terjadi pada tanggal 25/10/2010 tepatnya hari Senin kemarin, cukup membuat heboh dan syiok warga (termasuk gw..hiks..hiks..). Hujan turun hanya 3 jam, tapi walopun hanya tiga jam bisa membuat genangan air setinggi lutut orang dewasa di beberapa jalan protokol di Jakarta. Gw balik kantor jam 10 malam, berharap terhindar dari macet. Mau naek KRL Jabodetabek juga gambling. Antara ada dan tiada. Sekali lagi, untung tak dapat diraih, Malang di Jawa Timur tak dapat ditolak. Gw terjebak macet. Berasa kayak mudik lebaran. Jam 12 malam gw masih terjebak macet, dan lu tahu guys... suasananya seperti jam pulang kantor. Rame bener..!! Gw nyampe di Bogor jam 2 pagi *sigh!

 kumisnya lucu deh,pengen nyabut atu-atu

Musibah yang lainnya datang dari Ranah Minang. Gempa yang dibarengi dengan datangnya tsunami mengguncang Mentawai, Sumatera Barat. Indonesia memang terkenal negara dengan rawan gempa dan tsunami. Dan yang paling baru adalah, meletusnya Gunung Merapi di Magelang,Jawa Tengah. Gunung paling aktif di Indonesia ini semalam menyemburkan "isinya". Awan panas atau yang biasa disebut wedhus gembel membuat para warga di sekitar lereng gunung merapi mengungsi. Kabarnya, juru kunci gunung merapi yaitu Mbah Marijan ditemukan sudah meninggal dan beberapa teman Mbah Marijan mengalami melepuh di kulit akibat awan panas. Indonesia juga dikenal dengan negara yang memiliki gunung aktif terbanyak.

Ini negeri kita semua, bencana di sini, lahir di sini, kita semua bersedih bersama, tetapi  Pak Presiden tidak ada di negeri ini..:( Mari kita doakan saudara kita yang tertimpa musibah dapat menerima dengan ihklas dan lapang dada. Mari kita sisihkan rejeki yang kita miliki untuk menyumbang buat mereka. Walopun sedikit, tapi begitu berarti bagi saudara kita.

Ketika lu diberi musibah lu tahu kalau itu adalah ujian dari-Nya. Tetapi, ketika lu diberi kenikmatan. Terkadang lu lupa kalau itu adalah ujian juga dari-Nya..:)

October 15, 2010

Banjir Hiatus

Berita di beberapa media cetak dan elektronik headline-nya tentang bencana alam yang terjadi di Papua. Indonesia bersedih kembali. Wasior dilanda banjir bandang yang menelan ratusan jiwa. Saudara kita yang berada wilayah timur Indonesia saat ini sedang membutuhkan bantuan. Gw berdoa semoga saudara-saudara kita semua diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian yang datangnya dari Sang Empunya Kehidupan. Sepertinya Tuhan, terlalu sayang dengan bangsa ini. Atau bangsa ini tidak pandai bersyukur dengan kenikmatan yang sudah diberikan selama ini?? Wallahualam.. (doh! kenapa jadi ngelantur??)

Masih berlaku kah lagu Koes Ploes yang berjudul "tanah kita tanah surga" ? Dimana, dalam salah satu liriknya tertulis "tongkat kayu dan batu jadi tanaman". Kemudian "ikan dan udang menghampiri dirimu" kayaknya bukan meghampiri, tapi rebutan sama nelayan tetangga yang mencoba mencuri di lautan bangsa ini (nah loh?! apaan coba ini?? hehehe)


Oke! sama seperti saudara kita di Wasior. Gw juga kena banjir, tapi banjir hiatus. Dormansi dari mengupdate blog. Jarang blogwalking dan jarang meninggalkan jejak (comment.red) jarang mandi jarang tidur jarang makan jarang jarang gw waras


Sedikit curcol soal kerjaan gw. Gw dapet email dari klien yang minta report bulanan yang telat gw kirim. Sebenarnya, telat ini bukan karena gak gw kerjain. Udah gw kerjain, tapi mesti lolos birokrasi dan pengecekan. Nah, bagian pengecekan yang rada lama. Gw juga bingung bagian dan sebelah mananya yang bikin lama. Sampe itu klien kirim email ke gw bolak balik. Hal yang terbenci adalah, saat muncul notification dari lotus notes tanda ada email masuk. Jantung berdegup kencang, dan gw pun berasa deg-degan jadinya deg-degan..apa yang harus kulakukan..(joget2 ala dancer di video klip sherina)


Kenapa ya? Setiap ada kunjungan kepresidenan ke daerah. Secara mendadak daerah itu menjadi wah banget! segala sarana diperbaiki. Dari jalan sampe yang gak penting pun diperindah dan diperbarui. Macam dulu waktu Pak Esbeye mau sidang terbuka di IPB untuk gelar doktor. Akses jalan menuju IPB dirombak,diperbaiki langsung aspal hot mix. Beda halnya waktu belum ada kunjungan. Jalan menuju IPB parah gila! berlubang sana sini, terus jalannya pun gak lebar. Sama halnya seperti Pak Esbeye mau ke Wasior, lokasi banjir bandang. Semua akses jalan langsung dibersihkan secara cepat, padahal gw berharap saat Pak Esbeye datang bisa melihat kondisi yang sebenarnya yang menyedihkan.


Bicara soal bencana, lumpur lapindo gimana ya ceritanya?? Sang punya tambang gas bumi adem ayem saja, yang repot malah pemerintah. Kejadian Lapindo juga menimpa Hungaria. Luapan lumpur merah beracun menggenangi hampir 7 desa. Berita selengkapnya silahkan cek disni kumpulan foto ada di sini Sang empunya pabrik yang lumpurnya meluap langsung mengeluarkan dana bantuan sebesar 110 ribu euro (bayangin,kalo dipake buat beli es cendol atau es dawet..hehehe) untuk membersihkan lumpur merah yang menggenangi desa.


Anyway, gw ada bonus dikit..hehehe Gw lagi demen dengerin ini lagu.. :) Easy listening banget dan gitar yang dipake kencrung yang biasa dipake pengamen-pengamen. Suaranya crunchy gimana gitu...hehehe

video 

 


September 25, 2010

Ngedate Bareng.....

Yes! Malam minggu, hawanya adem-adem gimana gitu.. enaknya ya ngedate. Terserah untuk yang hal satu ini, lu semua mau tafsirin gimana.. hehehe

Banyak tafsiran soal ngedate, berikut adalah tafsiran ngedate yg gw peroleh. Cekibrot..!!

1. Ngedate Bareng HP

Orang macam gini, gak bisa lepas dari yang namanya HP. Diamana saja, kapan saja dan termasuk lagi boker juga bakal bawa HP. Alasanya mungkin adalah pacarnya jauh, semacam Hubungan Yang Kejauhan atau Long Distance Relationship. Puncaknya ya pas malam minggu, ngedate bareng HP..^_^

2. Ngedate Bareng Tipi

Malam minggu malah nungguin acara tipi. Apalagi sinetron yang sampai ber-session2 gitu. Blah! gak penting banget. Mending ceritanya bagus dan mendidik. Yang ada ceritanya adalah fitnah dan sifat licik yang ditampilin. Gw berpikir, kalau sinetron yang saat in bersession 6 dan ditonton anak umur 6 tahun. Apakah itu anak akan berdoa ketika dia berumur 17 tahun, sinetron itu akan bersession 17?

3. Ngedate Bareng Temen

Ngedate seperti ini juga asyik. Apalagi suasananya di Jogja, lesehan pinggir jalan, wedhang jahe, omngane ngalur ngidhul. Di sesi terakhir maen ke sarkem foto-foto dengan cahaya lampu kuning keemasan..^_^

4. Ngedate Bareng Pacar

Poin ini perlu gw ceritain gak? jangan donk..,penulis lagi gak punya pacar soalnya.Padahal pas puasa udah berdoa,habis lebaran dapet pacar.nyatanya belum dapet juga. Ngedate bareng pacar, berarti berdua-duaan bareng pacar. Entah itu pacar orang atau bukan, yang penting kalau kita lihat ada cewek dan cowok berduaan dan mesra bisa dipastikan mereka pacaran. Klo ditanya lebih detail, ternyata mereka pasangan selingkuh. hahaha

5. Ngedate Bareng Internet

Untuk sementara, ini gw banget dan beberapa orang seperti ReBorn dan Gaphe. Kencan mulu sama internet. Bisa diintip dari blog yang mereka tulis. Rajin banget di update..:p Karena gw belum punya cem-ceman binti gebetan binti calon pacar baru, saya ngedate bareng internet. Dan nemu info,kalau ada Pesta Blogger 2010 yang diselenggarakan di sepuluh kota. Unfortunately, Jakarta tidak termasuk di dalamnya.



Gw lagi demen miara kumis neh. Kumis gw biarin tumbuh lebat, entah akan selebat apa nantinya. Siapa tahu bisa berdiri bareng dengan orang-orang yang memiliki kumis lebat macam Adam Suseno, Andi Malarangeng, dan Fauzi Bowo.. hehehe


dan ini adalah gw, yg kumisnya terlihat macam lele



NB (30 Sept 2010) : ternyata Pesta Blogger 2010 puncaknya ada di Jakarta. Mari kita semua ngluruk ke TKP

September 5, 2010

Katanya bertetangga, tapi tak pernah akur

Nonton berita ketegangan Indonesia - Malaysia bikin emosi. Mungkin hal ini gak akan terjadi kalau masih menerapkan tepo seliro nyatanya tepo seliro cuma dikenal di Indonesia. Malaysia seharusnya tahu mana yang jadi bagian miliknya, mana yang bukan miliknya. Mulai dari lagu Rasa Sayange, Tari Bali, sampai daerah yang jelas masuk negara Indonesia di klaim milik mereka. Inikah hidup bertetangga yang faktanya adalah serumpun??

Indonesia juga begitu? Negeri dengan kaya sekali beraneka ragam budaya, suku, bahasa, hingga makanan tak mampu menjaganya dengan baik. Ketika ada yang mengklaim, barulah repot seperti kebakaran jenggot. Bahkan sempat rendang dan tempe akan dipatenkan oleh suatu negara (gw lupa antara Malaysia atau Jepang), Indonesia baru bergerak. Sama halnya dengan batik. Setidaknya batik masih lebih beruntung berhasil dipatenkan menjadi kekayaan buadaya Indonesia. Sekarang mau menunggu kain Ulos dikalim dulu baru dipatenkan?

Indonesia memang daerah kaya raya, tapi sayang kita semua tidak mampu memanfaatkannya. Tengoklah Papua. Pulau dengan bukit emasnya. Lalu kepulauan Natuna dan Ambalat dengan cadangan gas bumi yang masih terpendam, membuat Malaysia gelap mata dan melakukan tekanan dengan mengklaim menjadi milik mereka. Hanya ada satu orang yang berani melantangkan kata "Ganyang Malaysia" di Negeri ini. Dia adalah Presiden Soekarno.

Ini dadaku, mana dadamu? Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi, kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi. Kalau Malaysia mau konfrontasi politik, kita hadapi dengan konfrontasi politik. Kalau Malaysia mau konfrontasi militer, kita hadapi dengan konfrontasi militer. -Soekarno, Presiden I Republik Indonesia-

 Kita semua selalu mendengungkan dan mendengar NKRI harga mati. Tapi ketika, daerah kita dimasuki tanpa ijin, pemerintah sepertinya sangat berhati-hati dalam hal mengambil sikap. Yang lebih lucu lagi, disaat seperti ini, anggota dewan yang duduk di Senayan sono sibuk ngurusin perencanaan gedung baru dengan fasilitas kolam renang dan spa. Seandainya ini terjadi, rakyat juga berhak donk menikmati kolam renang dan spa tersebut, kan bangunnya pake duit rakyat. Rakyat juga naruh saham di gedung baru itu.

Tulisan ini dibuat tidak bermaksud menjatuhkan siapa pun (walaupun gw tahu, gw gemeter nulis ini..) Ini hanyalah, program dari Nasionalisme Blogger Cinta Indonesia. Tapi setelah dibaca, kok campur aduk macam gado-gado (dua jam lagi buka puasa..hehe). Kalau memang termasuk dalam program Nasionalisme Blogger Cinta Indonesia, banner akan segera terpajang..^_^

(enam, september dua ribu sepuluh): setelah direview oleh Manajemen Emosi, banner pun terpasang.

September 2, 2010

Rejeki Sudah Ada Yang Ngatur

Before posting, i just wanna say "WELCOME SEPTEMBER" This posting is first time in this month..(bener kagak ye structure-nya..hehe)

Gw sedikit mau bercerita tentang kejadian yang bikin gw gondog, mangkel, bete, dan esmosi tingkat tinggi. Sebenarnya kejadian ini udah lama terjadi dan fenomenanya sampai sekarang masih terjadi. Ini tentang idealis, relaistis dan logisnya dalam kehidupan.

Jujur aja, gw sebagai lulusan pertanian khususnya Teknik Pertanian sering diremehkan setelah lulus. Apalagi gw lulusan IPB yang kepanjangan dalam bentuk plesetan banyak banget. Dari Institut Pesantren Bogor, Institut Pembesaran Betis (karena luasnya yg Masya Allah), sampai Institut Perbankan Bogor (karena lulusanya banyak yg kerja di Bank).

Gak bisa dipungkiri, lulusan IPB emang banyak bener yang kerja di Bank. Dari bank pemerintah sampai bank swasta. Dari bank ecek-ecek sampai bank yang bonafid. Gw juga gak munafik, gw pernah melamar di salah satu bank. Hasilnya? Gak mengecewakan. Dua bank syariah bertaraf bonafid menerima saya, tapi sayang tidak mencapai kesepakatan dalam soal salary gaji yang ditawarkan ngehe. Lalu selang berapa lama, satu bank swasta bertaraf nyaris bonafid lah kembali menerima saya. Dan ini rasanya gw puas banget. Pertama, gw menyingkirkan sekian ribu pelamar. Kedua, waktu diinterview gw bikin salah satu pejabat tingginya terdiam dengan jawaban gw songong mode on. Endingnya, gw yang menolak dengan sangat menyesal karena gw udah ketrima di salah satu media agency.

Sampai suatu hari,kejadian ngehe terjadi. Waktu sedang menemani teman yang ambil sampel penelitian di daerah Sukabumi, gw ketemu sama orang si bapak ngehe yang ngakunya lulusan ekonomi. Dan perbincangan pun dimulai langsung ke topiknya aja ya booo...

Bapak Ngehe(BN): Mas kan kuliah di IPB ya, kenapa seh lulusan IPB banyak yg kerjanya di Bank?          
                              
gw: (dengan rada sinis) emang kenapa gitu Pak?

BN: kenapa gak kerja di bidangnya, di pertanian. Kan kalo di bank gak nyambung sama yg dipelajari di pertanian.

gw: (dalam hati, songong neh orang. pertanian yg dia tahu cuma sawah doank pasti) terus Pak,klo gak nyambung gak boleh kerja di bank ya?

BN: seharusnya kan bekerja di bidang pertanian.Membangun pertanian Indonesia. Saya saja keluar dari       kerjaan saya dan sekarang wirausaha di bidang pertanian. Klo gak alumni pertanian, siapa lagi yang mau       memajukan pertanian Indonesia. Masak harus nunggu orang seperti saya yang gak ngerti tentang pertanian. Sekarang mas kerja dimana?

gw: di bank Pak. Tapi bagian foundation.

BN: tuh kan! Mas sendiri aja kerja di bank (dengan tampang tengil)

gw: (dengan semangat 45 dan siap sedia bambu runcing,gw toyor tuh si bapak) Begini ya Pak. Bapak gak      bisa seenaknya nyalahin lulusan pertanian yang kerja di bank. Apalagi IPB yg emang terkenal banget dengan luusanya kerja di bank.Ini juga jadi PR buat IPB. Sebelum bapak menyalahkan sarjana pertanian,ada baiknya bapak tengok lowongan perbankan yang terpajang di koran. Di situ disebutkan "menerima segala jurusan". klo gitu gak salah donk sarjana pertanian ikut melamar. Toh jurusan pertanian juga terakreditasi. Kemudian, bapak tanyakan juga ke pihak bank-nya. kenapa menerima sarjana pertanian yang jelas-jelas gak nyambung tentang perbankan (menurut lu bapak ngehe). Udah tahu pertanian, masih diterima juga sama pihak bank-nya.

BN: (mukanya seperti nahan berak yang sudah menahun)

gw: Jaman sekarang ya Pak, nyari kerja udah susah, hidup juga susah. Ada rejeki jangan ditolak.

BN: (dengan muka seperti siap disembelih si bapak manggut-manggut)

Gw disini gak berusaha memprovokasi jurusan non-pertanian. Gw cuma mau berbagi, kalo gak selamanya pertanian itu berhubungan dengan sawah, tanah, lumpur, becek, cangkul, dan kotor. Pertanian itu luas dan semua jurusan itu pasti terbaik. Gak ada jurusan yang gak bagus.

Bukankah rejeki setiap manusia di bawah kolong langit ini sudah ada yang ngatur dan sudah ada porsinya masing-,masing? Burung yang gak sekolah aja bisa hidup dan cari makan.

Cheers..^_^

July 12, 2010

Selesai Sudah..

Waka-waka ee.. samina mina, this time for Africa..

Seiring dengan sorak sorai Bangsa Spanyol dan para pendukungnya atas keberhasilan Tim Spanyol menjadi kampiun di ajang paling bergengsi 4 tahunan itu, setelah mengalahkan Belanda 1-0 maka berakhir pula pesta sepak bola terbesar (namanya juga Spanyol=SPesialis sAtu NYOL.wekekeke..)

Congratulation Spanyol

Berikutnya, di tahun 2014 negara yang akan menjadi tuan rumah adalah Brazil. Mumpung masih anget (kayak kue cucur) beritanya, gw mau kilas balik dikit (dikit aja, gak banyak. klo banyak ntar berita olahraga kalah). Dari 64 pertandingan ada dua peristiwa yang bikin gw ngikik dan miris juga. Gw dapet dari berselancar di internet (bandwithnya gede banget,bro..! hehehe).

Peristiwa pertama yaitu, tingkah Kiper Nigeria yang bernama Vincent Enyeama. Dibilang nyentrik juga kagak, tapi kelakuannya itu lho bikin heran penonton. Cekibrot gambarnya..



Baju Putih Yunani,Baju Hijau Nigeria


Kebayang kan,klo punya kiper macam begitu waktu diserang malah ngelamun, bengong, terus no reaction..!! Apalagi dia tampil di Piala Dunia yang nonton bejibun pasang mata. Cukup berani juga ini kiper, tidak dalam hal penyelamatan bola. Tapi berani bersantai saat timnya lagi diserang lawan. Kira-kira menurut gw dia lagi mikir, "ntar gw balik ke Nigeria naek apa ya? masak ngonthel? masak naek omprengan?"

Kejadian kedua yaitu, KUNG FU SOCCER ala DE JONG. Pemain bertahan Belanda ini melakukan tendangan yang langsung mengenai dada dari Xabi Alonso. Peristiwa ini sempat menjadi trending topik di situs jejaring twiter (follow gw disini sekalian promosi,hehehe) Gw browsing juga dan nemu juga gambarnya.. cekibrot..!

Ciaaaaattt...! Bang,ini sepak bola bukan kung fu

Setelah, Piala Dunia berakhir saatnya kembali ke rutinitas. Apa itu?? Sinetron. And i hate sinetron..

Sinetron kembali merajai pertelevisian dah sekarang...!!

June 30, 2010

Sensasi Gedung Miring

Well..well..well..! haitlain media cetak dan elektronik belakangan ini masih berkutat di 3 orang, siapa lagi klo bukan Ariel-Luna-Cut Tari. Awalnya gw merasa antusias ingin menyaksikan kebenaran dan keaslian dari video mesum yang beredar di kalangan masyarakat itu. Tapi sekarang lama-kelamaan, gw eneg juga. Enegnya karena itu kasus kenapa jadi njelimet. Sampe-sampe orang no.1 di negeri ini ikut berkomentar.

Menurut gw seh, gak penting banget sampe orang no.1 di negeri ini ikut ngurusin video mesum. Pak SBY itu udah lelah (terlihat dari kantung mata yg ngegelayut) dengan urusan negara yang selalu datang terus menerus.
Belum selese masalah video mesum, datang lagi isu baru. Suatu majalah yang memuat berita tentang "rekening liar" para pejabat Polisi di negeri ini, secara mendadak hilang dari pasaran. Kabarnya diborong (rejeki buat pedagang asongan..:) Mereka pasti berharap, sering-seringlah buat berita yg "hot" seperti itu)

Eee...ladhala, sekarang muncul baru lagi. Rencana anggota dewan yg katanya perwakilan rakyat yg duduknya di parlemen mau bikin gedung parlemen. Gak main-main, dana yang dianggarkan berkisar 1.8 triliun (klo buat bangun sekolah bisa dapet banyak tuh..) Alasannya, gedung yang sekarang miring 7 derajat (emang iya ya miring? anggota dewan ngeliat gedungnya sambil miring 7 derajat mungkin). Jadi klo gak ada gedung baru, gedung bisa roboh.


Ini dia gedung yg duibilang miring. Emang miring ya?

Beberapa anggota dewan yg katanya penyambung lidah rakyat, pembawa aspirasi rakyat ini (najis..!! cuma bawa aspirasi pribadi juga,bawa-bawa nama rakyat) berpendapat, Indonesia butuh gedung parlemen. Karena selama ini belum ada gedung parlemen (wooooooiiii...!!! nyang eno noh, bukan gedung ya? emang nyang eno noh lu kira apaan??)

Seperti ini masih bisa dibilang gedung sekolah?!

Para anggota dewan gak ada hati apa klo liat para penerus bangsa ini bersekolah dengan bangunan yang nyaris roboh, bocor sana sini, fasilitas yang gak bisa dibilang fasilitas sekolah. Terkadang gw mikir, bangunanya yang miring, apa anggota dewannya yang pada miring???



Ayolah para dewan perwakilan rakyat yang terhormat, bukalah sedikit hati anda. Coba renungkan kembali lagu "Iwan Fals - Wakil Rakyat"

Wakil rakyat, seharusnya merakyat jangan tidur waktu sidang soal rakyat,

Saudara dipilih, bukan dilotere

Wakil rakyat bukan paduan suara, HANYA TAHU NYANYIAN LAGU SETUJU.


May 30, 2010

Mengasihi dan Menyayangi

Hello guys..! *sapaan standar banget..:)


Gw nulis lagi, setelah sekian lama gak dapet ide apa yang harus gw tulis. Gw pengen nulis sesuatu yang berbobot tapi tidak memberatkan. Gw pengen ngasih sesuatu yang berarti, tetapi tidak menggurui. Gw pengen nulis yang gak perlu mikir..hehehe

Waktu gw iseng-iseng ke toko buku, gw menemukan salah satu judul buku yang menggelitik mata saya dengan judulnya "Andai Aku Jalan Kaki, Masihkah Engkau Ada Untukku?" . Secara sepintas, judul buku itu ungkapan seseorang pria. Benar saja, gw buka salah satu sub judul yang isinya tentang ungkapan seorang pria.

Hal ini mungkin bisa saja terjadi ke semua orang. Guys, kita hidup di jaman "uang yang berbicara" bukan mulut atau kata hati. Ibarat pohon, semakin rindang daunnya maka semakin banyak pula yang akan berteduh di bawah pohon itu. Lalu ketika pohon itu meranggas dan merontokkan daunnya kemudian tidak rindang lagi, apa yang terjadi? Tak ada seorang pun yang akan berteduh di bawahnya.

Sama halnya dengan manusia, ketika harta dan kekayaan yang melimpah pada kita. Semua orang ingin menempel, mendekat bahkan ada yang rela diapakan saja. Kata-kata gombal pun terucap sebegitu mudahnya. Beberapa kata dalam buku itu membuat gw berpikir, seperti ini misalnya; "aku selalu siap 24 jam hanya untukmu" atau "aku rela kamu jadikan yang ke-2, ke-3, ke-4 bahkan yang ke-5" (ke-5? cuma boleh yang ke-4 thok kok,hehehe itu juga kalo boleh..^_^) dan bahkan ada yang mengucapkan "cintaku pada mu sampai mati" *Whaaaat...???!! bener neh sampai mati? co cweet banget deh.. cinta sampai mati atau cinta sampai uangku habis? hehehe.

Coba kalo lu mengayuh sepeda onthel di tengah hari bolong dan berpapasan dengan teman wanita yang sedang menaiki mobil mercy, terus lu tegur dia. Apa yang terjadi? Ditegur balik pun alhamdulillah. Parahnya, "siapa seh lu? SKSD banget deh" mungkin terkesan lebay. Tapi itu real kawan..:)

Gw saat ini lagi berusaha menyayangi dan mengasihi sesama seperti orang tua mengasihi dan menyayangi anaknya. Kenapa gw bilang pengen seperti orang tua? Lu semua pasti pada punya orang tua. Lihatlah, apa yang akan dilakukan orang tua untuk mengasihi dan menyayangi anaknya. Dari jauh mereka datang menyambangi rumah/kosan lu hanya untuk melihat anaknya atau sekedar mendengar suaranya. Lelah dan letih tak ditunjukkan, hanya senyuman kecil namun begitu indahnya yang ditunjukkan.

Terkadang kita lupa mengabari orang tua, kita malah sibuk dengan pekerjaan atau tugas-tugas kuliah. Coba sisihkan waktu lu sedikit saja buat orang-orang yang lu sayangi dan yang lu cintai. Lalu lihatlah apa yang terjadi pada diri lu dan orang-orang yang lu sayangi/cintai *dengan gaya Pak Mario Teguh yang menunjuk,hehehe

Kelak saat gw sudah punya keluarga, gw gak akan menghabiskan waktu gw dengan kerjaan hingga larut malam. Gw bekerja untuk anak istri gw, tapi gw gak punya waktu untuk mereka. Begitu egoisnya diri gw. Alasan kebanyakan orang "Saya bekerja sampai selarut ini hanya untuk mereka" buat gw gak bisa diterima. Itu tak layak dijadikan alasan. Keluarga gak cuma butuh harta dan kekayaan, tapi juga butuh kasih sayang dan cinta dari anggota keluarga..

Lu mungkin punya pikiran atau pendapat lain, silahkan..:)

May 3, 2010

Speechless

Hari Minggu kemarin, Alhamdulillah bisa bertemu lagi dengan Dosen Pembimbing Skripsi gw waktu kuliah dulu. Pak Arief namanya. Bertemu dan mengobrol dengan beliau tak akan pernah ada habisnya. Pengalaman beliau yang malang melintang di Eropa membuat saya kagum sampai sekarang. Dia mau berbagi apapun itu ilmunya. Cerita panjang lebar di saat menempuh sekolah Master di German dan mengambil gelar Doktor di negeri yang sama.

Layaknya orang yang lama tak berjumpa, pembicaraan diawali dengan basa-basi menanyakan kabar dan tentunya, menanyakan gw gawe dimana sekarang. Sambil senyum gw menjawab klo gw gawe di bidang yang sangat jauh dengan bidang pertanian. Beliau pun hanya tersenyum, seperti orang tua yang menyayangi anaknya..:)

German, Belanda, Perancis, Belgia, Jepang sudah disambangi sama beliau. Bahkan, beliau menyambangi Denmark hanya untuk numpang kencing di stasiun kereta (dosen sewaktu muda, juga sama aja.Eduunn..heheh) Di eropa memang terkenal dengan fasilitas public yang yahud. Apalagi weekend, kereta bisa digunakan sepuasnya dan kemana saja hanya dengan cukup mebayar tiket kereta weekend. Di Indonesia? boro deuh.., bisa naik kereta gak desek-desekan alhamdulillah banget.

Tak lama kemudian sesuatu yang gw tunggu datang. Eits, bukan makanan.. tapi wejangan dan motivasi dari beliau. Beliau bilang begini (dalam versi bahasa gaul anak muda,,hihihi).., hidup di dunia ini jangan pernah ada punya musuh. Klo lu punya musuh, lu gak bakal berkembang. Dapet kerjaan, terus tahu klo sekantor sama musuh lu, lu gak mau nerima itu pekerjaan. Dan gw pikir, bener juga. Belaiau juga bilang, carilah teman sebanyak-banyaknya. Karena teman yang akan membantu saat kita kesulitan.

Yang membuat gw terngiang sampai sekarang adalah, hidup ini dibolak balik. Pengalaman beliau adalah waktu beliau masuk pesantren sebelum berangkat ke German. Tak disangka, guru yang akan mengajari beliau di santren itu adalah bekas murid SMK yang pernah diajar sama beliau. Sang murid pun bingung dan gak tahu mesti gimana, untuk mengajari seseorang yang notabene adalah bekas gurunya dahulu. Lalu beliau juga berpesan, sebelum berbicara berpikirlah terlebih dahulu. Kata orang Jawa, Thinking before you speak.. (hehehe) Ibarat komentator bola, yang hanya pandai berkomentator,tapi tidak banyak yang pandai bermain bola.

Beliau juga tidak setuju dengan pribahasa "Bagai air di daun talas" yang berarti orang yang tidak teguh dengan pendiriannya. Sekarang bayangkan klo itu daun talas tidak bergerak, apakah si air bergerak? Tidak. Air akan tetap diam di daun talas. Prinsip hidup beliau adalah hidup mengalir seperti air di dalam selang. Jelas muaranya kemana dan jelas juga sumbernya darimana.

November 22, 2009

Mendadak Posting..!!

Bangun pagi, di rumah langsung menuju warnet deket rumah. Mau OL di rumah koneksi lagi siput,lama banget. Hanya bermodal cuci mata saja, wajah keliatan cihuy..! (hehehe, narziz). Walopun harga chimenk (red: pengunjug) di blog gw masih rendah tapi gw tetap ngeblog. Dibaca alhamdulillah, kagak dibaca gw gampar..!! (hahahaha, maksa banget seh gw)

Akhir-akhir ini berita penuh dengan pemberitaan dua binatang melata. CICAK dan BUAYA. Perasaan gw nonton berita politik dan kriminal, tapi kenapa yang muncul isinya berita dua hewan ini saja. Benar-benar menyebalkan..!! Pengen gw banting gw punya tipi, tapi habis itu gw yang dibanting sama bokap. hehehe. Gw heran, masalah Cicak-Buaya ini kagak kelar-kelar. Pendengar sampe bosen, denger berita ini melulu. Udah kayak sinetron saja, saat tokoh jahat mulai terungkap muncul tokoh baru yg ikut-ikutan jahat. Kata gw, mending bikin sinetron saja. siapa tahu bisa menyaingi rating sinetron yg beredar saat ini seperti; Cinta Fitri, Cinta dan Anugrah, yang ratingnya memang tinggi untuk kedua sinetron itu.

Gw lebih heran lagi, kenapa seh pejabat yang diatas sono gak memanfaatkan rakyatnya yg memiliki kemampuan lebih dari manusia biasa. Sebut saja Uya Kuya dan Romy Raffael yang jago hipnotis. Tinggal tepok dan zzzeepp..!! tertidur. Nah, bisa ditanyakan tho kebenaran dan kejujuran dari orang-orang yang terlibat kasus Cicak-Buaya (ini usul dari gw lho, diterima monggo, gak diterima juga gpp).

Belum selese Cicak-Buaya, datang lagi film "2012". Film yang menceritakan bahwa Suku Maya telah meramal kalau akhir cerita bumi ini pada tahun 2012. Alhasil, MUI mengeluarkan fatwa haram buat ini film. Klo menurut gw seh, ini kan film. Klo orang yang menonton orang yang beragama pasti tahu lah, this just film..!! Tapi gimana lagi, menurut kabar film 2012 udah ditarik dari pasaran. Walopun udah ditarik, DVD bajakan udah berkeliaran kok.. (yaah, ini seh opini dari gw, bukan bermaksud menghasut atau provokatif lho yaa..:) ntar malah di meja hijaukan..hiii,syerem ah!)

June 17, 2009

Kampanye capres tidak damai

Adeuh..Adeuh..!! kepala gw pusing ngliat kampanye para capres dan cawapres. Untung yang pusing cuma kepala gw, bahaya klo kepala yang lain ikutan pusing. Padahal KPU sudah menyelenggarakan Deklarasi Pemilu Damai, walaupun tercoreng dengan monolog dari Butet Kertaradjasa. Deklarasi yang juga dihadiri oleh ke tiga pasangan capres dan cawapres ini seolah memberikan isyarat bahwa kampanye akan berjalan sehat, sportif dan damai.


kepala gw puyeng euy..!!, tp kok modelnya begini yaahh..??buakakakak

Well..,kenyataan yang terjadi adalah para capres dan cawapres saling sindir dan mencela saat mereka berkampanye. Mulai dari perseteruan antara SBY dan JK, yang mulai terlihat saat mereka masing-masing mencalonkan diri menjadi capres. Perseteruan mereka terlihat saat keduanya jarang tampil bersama, ketika ada acara penting.

Saat berkampanye pun, SBY dan JK sama-sama saling mengklaim bahwa dirinyalah yang paling berjasa untuk negeri ini. Padahal semuanya itu salah, yang berjasa adalah ya rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia yang memilih presiden. Belum lagi dari capres Megawati, yang saat kampanye tidak pernah absen mengkritik pemerintahan yang sekarang yang notabene dipimpin oleh SBY-JK yang juga menjadi capres.

Aih..aih..aih..demi kursi panas dan demi menjadi orang nomor satu di negeri ini yang hanya memiliki gaji kurang lebih 63 juta, para capres rela saling mencela di depan rakyat Indonesia yang nantinya akan menjadi pemilih.

Menurut pandangan gw seh, mereka semua telah memunculkan nilai negatif. Karena mereka saling mencela dan menyindir antar capres. Mirip tingkah anak kecil. Terus satu lagi, gw bukannya memihak ke salah satu capres tapi ini semua demi negara ini juga. Kalau bisa seh, pemilu presiden hanya satu kali saja. Jangan ada pemilihan tahap kedua. Pemilihan presiden kali ini saja diperkirakan akan menghabiskan dana triliunan rupiah, dan itu..itu..itu..DUIT RAKYAT..!!

Kalau sampai dua kali pemilihan presiden, berapa triliun lagi yang dihabiskan buat cetak surat suara lagi, bayar panitia pemungutan suara, biaya perhitungan suara, dan biaya lainnya. Gw sebagai warga negara Indonesia, berharap itu duit bisa ngebantu rakyat Indonesia yang benar-benar membutuhkan.


AYO KITA DUKUNG PEMILIHAN PRESIDEN..!!
CONTRENG PRESIDEN PILIHANMU..!!

June 10, 2009

Ibu Prita berpuisi dalam persidangan versus Deklarasi pemilu yang mencela

Persidangan kasus Ibu Prita yang digugat atas pencemaran nama baik RS OMNI International mulai disidangkan. Persidangan yang dilakukan tanggal 10 Juni 2009 di Pengadilan Negri Tangerang. Di dalam persidangan, Ibu Prita menjawab pertanyaan dengan secarik puisi. Puisi dibaca oleh Ibu Prita dengan mata berkaca-kaca.

Berikut secuil puisi yang dibacakan Ibu Prita dalam persidangannya..

Galau
aku orang yang awam akan hukum
tapi aku tidak mau melanggar hukum
bagiku pengertian hukum adalah tidak melanggar hak orang lain, maupun kepentingan umum
serta hakku pun jangan sampai dilanggar orang lain
karena aku sakit berupaya untuk berobat
karena aku awam akan kesehatan maka kupasrahkan semua kepada dokter
maksudku datang ke dokter tidak lain untuk sembuh dari penyakit
tapi nyatanya aku merasa lebih menderita
ketika aku bertanya semuanya bungkam
ketika aku mengkomplain semuanya mengelak
bingung aku harus berbuat apa
aku merasakan hakku terampas dengan semena-mena
aku tuliskan pengalamanku dalam surat elektronik
yang katanya sebagai teknologi modern untuk berkomunikasi
dalam pelampiasan atas kegalauan hati
tapi berakhir dengan petaka
aku tidak mengerti akan hukum formil atau hukum acara
yang sempat kutahu adalah
penyedia jasa harus melindungi konsumen
hak konsumen adalah hak atas kenyamanan, keamanan dalam pengonsumsi barang dan/ jasa
konsumen pun berhak mendapat informasi yang benar
dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/ jasa


Lain halnya dengan kegiatan yang dilakukan oleh para elit politik yang akan bertarung dalam pilpres bulan Juli. Semalam (10 Juni 2009) dilakukan Deklarasi Damai Pemilu yang digalang oleh KPU. Sebagai bloger dan juga rakyat biasa, gw cuma berharap agar pemilu yang dilakukan oleh para petarung pilpres berjalan damai. Deklarasi yang berlangsung menampilkan persembahan kesenian dari perwakilan setiap calon presiden.

Tibalah pada perwakilan dari pasangan Mega-Pro yang kali ini menunjuk Butet Kertaradjasa untuk menampilkan kesenian. Pada awalnya, Butet menampilkan monolog yang menyindir pemerintahan sekarang yang notabene dipimpin oleh SBY yang juga menjadi salah satu finalis dalam pilpres tahun ini.

Berikut kutipan monolog yang gw dapet dari Anwar Khumaini dari detikPemilu:
“Kemarin ada Hercules jatuh, sampai-sampai ada anekdot di luar yang mengatakan, wah pesawat Indonesia nggak usah dipakai perang pada jatuh sendiri,” sindir Butet.

Mendengar sindiran butet yang langsung dilihatnya di depan mata, raut muka SBY tampak menahan marah. Padahal sebelumnya, SBY banyak mengumbar senyum lantaran terhibur oleh penampilan putra Bagong Kusudiharjo ini. Sementara, para hadirin lainnya tertawa terpingkal-pingkal.

“Pemberantasan korupsi mestinya tidak boleh pandang bulu, siapa pun itu. Baik menteri, mantan menteri atau siapa pun, bukannya malah didutabesarkan,” sindir butet lagi. Butet juga menyindir KPU yang tidak beres dalam membuat Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berakibat banyaknya warga yang tak dapat memilih dalam Pemilu Legislatif kemarin.


Satu sisi gw acungin jempol buat putra dari Bagong Kusudihaharjo ini, dia berani menyindir orang yang disindir langsung di depan. Tapi gw kecewa, padahal judul dari deklarasi ini adalah Deklarasi Pemilu Damai, berarti harusnya penuh persahabatan dan kedamaian. KPU seharusnya bisa menetralisir kondisi ini, bukan malah terdiam.

Lagi-lagi..gara-gara berita itu, gw jadi berpikir apa yang akan terjadi kalau gw ngupil sambil berpuisi dan ngupil di depan orang yang gw sindir...

June 5, 2009

Dari Manohara, Ambalat hingga Ibu Prita.

Awalnya gw cuma iseng nyalain tipi sore hari. Biasanya gw gak pernah nonton tipi, karena hampir 4 bulan lebih gw kagak nonton tipi. Mulai sekarang gw akan membiasakan nonton tipi, terutama berita dan informasi penting.

Sekitar pertengahan bulan Mei, publik Indonesia dikejutkan dengan pemberitaan tentang seorang ibu yang melaporkan ke pihak Polisi memohon bantuan karena tidak dapat bertemu dengan anaknya yang dipinang oleh keluarga Kerajaan Kelantan Malaysia. Manohara Odelia Pinot (pino), siapa yang tidak kenal dengan nama itu. Dalam sekejap, publik mengenal dann familiar dengan wajah Manohara yang ternyata seorang gadis keturunan bangsawan Bugis. Gadis blasteran Bugis-Prancis ini menikah dengan Tengku Fakhry, pangeran Kerajaan Kelantan. Awal bulan Juni, sang pesakitan berhasil kabur dari genggaman pangeran Kerajaan Kelantan. Menurut berita, kronologis kaburnya Manohara mirip dengan film. Andai saja difilmkan benar, mungkin bisa jadi BOX OFFICE.

Sang putri pun bercerita blak-blakan tentang apa yang dialami dan didapat selama hidup bersama dengan sang pangeran Kelantan. Mendengar cerita Manohara, sontak publik menjadi agak terbakar emosinya dengan pihak Malaysia. Gw gak terlalu banyak tau tentang berita ini, karena terlalu banyak anggapan klo kejadian Manohara dibuat buat.


Selang beberapa hari, dalam waktu yang singkat Malaysia kembali berulah. Kali ini tentara Malaysia melanggar daerah perbatasan Indonesia dengan memasuki wilayah Ambalat. Sudah sekitar lebih dari 9 kali kapal perang Malaysia memasuki wilayah kekuasaan Indonesia. Bangsa kita emang sangat baik atau sangat terlalu baik. Daerah dimasuki orang lain tanpa permisi masih saja tidak diapa-apakan, hanya dikejar dan diusir. Sembilan kali lebih dimasukin tapi masih adem ayem saja, apa mau menunggu Ambalat lepas lagi dari genggaman Indonesia seperti Sipadan dan Ligitan. Kurang cukup pengalaman dengan terlepasnya dua pulau yang indah itu? apa mau ditambah dengan satu lagi dengan nama Ambalat??

Eh, muncul lagi berita yang menggemparkan sekaligus menggelitik. Terasa konyol jika kita mengkritik kinerja seseorang, tetapi karena kritik yang kita berikan itu kita malah masuk bui, yang kata orang berteman dengan dinginnya dinding penjara. Ibu Prita harus rela mendekam selama 3 minggu di Lapas wanita. Berawal dari surat elektronik atau email yang ia kirimkan ke temannya yang berisi curahan hatinya akibat pelayanan kurang memuaskan yang ia terima dari RS OMNI INTERNATIONAL, berujung pada mendekamnya Ibu Prita di Lapas wanita.

Dasarny6a adalah UU ITE (bisa dilihat isinya, udah gw link). Secara kasarnya, bukankah apa yang dilakukan oleh Ibu Prita sama saja dengan apa yang dilakukan oleh para wartawan. Memberikan dan memberitakan sesuatu yanng dianggap tidak wajar dan layak untuk diketahui oleh khalayak ramai sehingga bisa dijadikan pembelajaran oleh yang menerima kritikan.

Gara-gara berita itu semua, gw jadi agak berpikir serius..

UDAH LAMA GW GAK NGUPIL, PASTI UPIL GW BANYAK..HAHAHA

Nama Dagangan