June 1, 2013

Life is not always easy and not always at the top

Gila! baca judulnya aja udah inggris-inggris gimana gitu, pasti pada ngira tulisannya juga berbahasa londho seperti posting sebelumnya. Padahal tidak sama sekali, jauh dari harapan.

Padahal juga nih ya, di tweet aja sekali juga udah kelar. Tapi, gak puas buat gw *halah*, jadi pengen nyinyir gimana gituu..haha. Dan kenapa juga harus dibilang bahasa londho, londho sendiri kan diambil dari bahasa jawa yang artinya Belanda. Orang Belanda sendiri waktu njajah Indonesia gak pernah pake bahasa Inggris, mereka pake bahasa Belanda. Dari yang over domeh yang kemudian jadi over dongkrak.

Judul posting ini udah kayak bahasan dari para motivator yang sering tampil di tipi atau jadi pembicara di seminar-seminar. Para motivator dengan pandainya merangkai kata-kata dan pandai sekali membakar semangat para audience-nya dengan kata-kata manis dan bergelora membara di dada para pendengar.

Belum puas dengan mendengar para motivator berkoar-koar membakar semangat para audience sampai habis semangatnya para motivator juga rajin menulis buku yang katanya menambah semangat. Judulnya macem-macem, dari yang kiat sukses dalam hidup, sukses di usia muda, dan sebagainya.

Tapi ada yang aneh, klo kalian pergi ke toko buku sebut saja Gramedia. Pasti ada satu buku yang sudah dibuka sampulnya sebagai sample. Dan biasanya diincar oleh para pemburu buku yang kebetulan kantongnya lagi tipis, termasuk yg gw lakuin hingga kini, hahaha. Terpancing karena judulnya dan kondisi yang mendukung, kantong lagi tipis terus melihat judul buku kiat sukses menjadi kaya raya. Tsaahh..!! siapa yang bisa menolak buku tersebut.

SADAR GAK, KALO SEMUA BUKU MOTIVASI DAN KIAT SUKSES ITU INTINYA CUMA SATU. KERJA KERAS, MAU SUKSES DAN KAYA YA USAHA DAN KERJA KERAS.


Percaya pada hukum Tuhan, hidup tak selamanya manis dan indah. Ada kalanya akan berada di bawah dan merasa kepahitan. Karena dengan begitu, kita semua bisa menghargai kesuksesan yang diraih. Ada kemudahan setelah kesulitan. *blaaah..! kerasukan motivator*


2 comments:

Tika said...

setujuuu... smw tergantung dari kitanya sendiri mau sukses mau maju ya kita yang menentukan...

Muhamad Ratodi said...

maap kalo saya skepstis ya menk..tapi sekarang banyak motivator dadakan yang "mungkin" orientasinya bisnis berbalut kata2 motivasinya.. motivator utama kita yang muslim itu ya Al Qur'an dan Al Hadits :)